Rambut Rapuh dan Rontok Saat Hamil? Ternyata Ini 3 Penyebab Utamanya

Rambut Rapuh dan Rontok Saat Hamil? Ternyata Ini 3 Penyebab Utamanya

Rambut memiliki siklus untuk tumbuh dan juga rontok. Normalnya, 90 persen rambut akan terus tumbuh dan sisanya mengalami kerontokan. Pada ibu hamil, kerontokan biasanya berkurang selama masa kehamilan. Namun, ada juga yang mengalami hal sebaliknya, rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok. Sebenarnya, apa penyebab rambut rontok saat hamil dan bagaimana mengatasinya?

Berbagai penyebab rambut rontok saat hamil

Selain perut mual atau nyeri tubuh, sebagian besar ibu hamil juga memiliki keluhan rambut rontok. Walaupun tidak menimbulkan gejala yang jelas, rambut rontok saat hamil bisa jadi tanda adanya masalah atau perubahan pada tubuh Anda. Untuk itu, Anda harus tahu apa penyebabnya sehingga kerontokan rambut jadi lebih mudah untuk diatasi.

Berikut penyebab rambut rontok saat hamil, antara lain:

1. Perubahan hormon

Saat hamil, hormon yang ada di dalam tubuh akan mengalami perubahan. Perubahan hormon tersebut membuat siklus pertumbuhan rambut normal jadi terhenti atau tidak teratur. Kondisi ini disebut juga dengan telogen effluvium dan biasanya terjadi terjadinya dalam satu sampai lima bulan selama kehamilan.

Perubahan kadar hormon progesteron saat kehamilan bisa membuat rambut jadi lebih kering, Akibatnya, rambut akan lebih mudah patah dan rontok.

2. Kekurangan nutrisi

anemia pada wanita

Tubuh membutuhkan nutrisi setiap hari agar saat bekerja dengan normal. Nah, salah satu tanda tubuh kekurangan nutrisi adalah kerontokan rambut. Kebutuhan nutrisi saat hamil memang lebih besar daripada biasanya, sehingga ibu mungkin saja mengalami kondisi ini.

Ibu hamil yang mengalami anemia, contohnya. Anemia saat hamil terjadi saat zat besi yang diperlukan untuk menyuplai darah bagi sang ibu dan janin tidak tercukupi. Kemudian, tidak mendapatkan protein yang cukup dari makanan juga bisa menyebabkan kondisi serupa, rambut jadi lebih rapuh dan mudah rontok.

3. Memiliki masalah kesehatan lain

Ada banyak penyakit yang menyebabkan rambut rontok, seperti diabetes gestasional. Jenis diabetes ini biasanya hanya terjadi selama kehamilan. Selain itu, ibu hamil yang terinfeksi jamur kulit, merasa depresi, cemas, dan tertekan juga bisa mengalami rambut rontok.

Ibu hamil yang memiliki kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme) juga memiliki gejala rambut rontok. Hormon tiroid yang seharusnya bertanggung jawab untuk menjaga tingkat metabolisme sistem pencernaan, kesehatan mental, dan pertumbuhan rambut dan kuku menjadi terganggu.

Jika Anda memiliki permasalahan rambut rontok saat hamil, apalagi disertai gejala lain di luar gejala kehamilan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

cr: iphotostock

Ada banyak cara untuk mengatasi rambut rontok saat hamil. Jika disebabkan oleh penyakit atau kekurangan nutrisi, perlu perawatan lebih lanjut dari dokter. Dokter mungkin akan merekomendasika beberapa obat-obatan tertentu yang aman diminum selama kehamilan.

Selain pengobatan, Anda juga perlu memperhatikan kembali gaya hidup jadi lebih sehat. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kerontokan rambut lebih parah, antara lain:

  • Menghindari menyisir rambut lebih sering dan memilih sisir yang bergerigi jarang.
  • Hindari menggunakan pewarna rambut karena akan membuat rambut jadi lebih kering.
  • Tidak mengikat rambut terlalu kencang dan sebaiknya pilih menguncir rambut dengan jepitan rambut daripada tali rambut.
  • Mengunakan sampo antirontok dan berikan pijatan kecil selama Anda keramas.
  • Perbanyak minum air putin dan tingkatkan asupan buah atau sayur yang mengandung tinggi antioksidan.

Baca Juga: